Erick Thohir dan Pelatih Shin Tepis Isu Akan Tangan Timnas Lain

04 Februari 2024 15:52
Penulis: Habieb Febriansyah, bola
Foto arsip - Ketua Umum PSSI Erick Thohir (kanan) berjabat tangan dengan pelatih timnas Shin Tae-yong (kiri) saat menemui pemain Timnas Indonesia U-23 di hotel sebelum bertanding melawan Vietnam di final Piala AFF U-23 2023 yang akan digelar di Rayong Provincial Stadium, Sabtu (26/8/2023). Erick ingin meringankan beban di pundak pemain agar bisa bermain lepas di partai puncak nanti. ANTARA FOTO/HO/PSSI/aww.

Sahabat.com - Ketua Umum PSSI Erick Thohir dan Pelatih timnas senior Shin Tae-yong menepis isu bahwa arsitek tim asal Korea Selatan itu akan menangani timnas negara lain.

Erick mengatakan bahwa kontrak Pelatih Shin akan diperpanjang hingga 2027, dengan syarat timnas dapat dibawa ke babak delapan besar Piala Asia U-23 yang akan dimainkan di Qatar mulai 15 April mendatang.

“Sebelum kontraknya habis, saya sudah memperpanjang sampai bulan Juni. Dengan parameter diperpanjang sampai 2027, bila ada dua keberhasilan yang kita lakukan sama-sama,” kata Erick di Jakarta, Sabtu.

“Kemarin alhamdulillah 16 besar (Piala Asia) lolos. Tinggal kita tunggu lagi apakah kita bisa lolos kejuaraan AFC U-23. Delapan besarnya. Dan saya pikir Coach Shin Tae-yong profesional,” tambahnya.

Pelatih Shin pada Minggu juga telah memberikan pernyataan bahwa dirinya memang sempat ditawari untuk melatih pihak lain, namun ia masih ingin bertahan di Indonesia.

“Memang selama saya jabat pelatih timnas Indonesia, sering ada tawaran. Tetapi mungkin seperti sebelumnya kita lihat sampai tahun 2023, maksudnya akhir tahun ya jadi sudah ada kontrak juga. Jadi tidak ada pikiran pergi ke negara lain juga. Dan memang selama turnamen kali ini pun memang ada tawaran, tetapi saya sama sekali tidak ada tertarik,” ujar Pelatih Shin.

“Dan ada juga isu-isu bahwa saya bisa bayar denda kontrak, tapi sama sekali tidak pernah berpikir seperti itu. Dan selama menjabat sebagai pelatih timnas Indonesia akan berusaha semaksimal mungkin, dan saat ini pun sering bertemu dengan Pak Erick untuk diskusi dan membicarakan perkembangan sepak bola Indonesia dan perpanjangan kontrak sampai 2027,” tambahnya.

“Saya tidak pernah tertarik satu persen pun untuk menjabat sebagai pelatih kepala negara lain. Jadi semoga tidak ada kesalahpahaman,” tegas mantan pelatih timnas Korea Selatan itu.

Sebelumnya, Pelatih Shin melalui salah satu media Korea Selatan, sempat menyebut bahwa dirinya pernah didekati sejumlah federasi negara lain. Hal itu yang kemudian memantik diskusi mengenai masa depannya di timnas Indonesia, terutama setelah membawa Indonesia lolos ke 16 besar Piala Asia.(Ant)

0 Komentar

Berita Terkait

Leave a comment